Rabu, 04 September 2013

Tips praktis menggunakan cooler box

Nikmati liburan dengan mempersiapkan segala sesuatunya sedetail mungkin, salah satunya  cooler box yang bisa menjadi alat untuk menyimpan persediaan makanan Anda selama liburan. Ikuti tipnya berikut ini: 

1.Susun Berlapis

Letakkan makanan atau minuman yang hendak dikonsumsi lebih awal pada bagian paling atas. Letakkan daging mentah dan jus di bagian paling bawah, karena bisa cepat rusak atau tumpah. Atau, gunakan cooler box terpisah untuk minuman.

2.Es Batu

Anda dapat membuat es batu sendiri. Caranya, isi air ke dalam kotak susu karton yang sudah tidak terpakai, lalu bekukan di freezer. Letakkan es balok tersebut di atas makanan dalam cooler box.

3.Supaya makanan dingin lebih lama

Bekukan kotak makan yang dilapisi alumunium foil ke dalam freezer semalaman. Simpan bekal Anda (sandwich atau buah potong) ke dalam kotak yang sudah beku tersebut. Trik ini akan membuat bekal Anda bertahan dingin selama berjam-jam.




Senin, 26 Agustus 2013

Langkah Tepat Bersihkan Coffee Maker Tanpa Meninggalkan Bau




MEMBERSIHKAN coffee maker perlu berhati-hati karena bagian dalamnya, yang berkaitan langsung dengan mesin, tidak dapat dibersihkan. Bau tengik akibat sisa kopi dan endapan air dalam wadah harus dibersihkan minimal sebulan sekali.

Berikut langkah-langkah membersihkan coffee maker yang aman, seperti diulas Wikihow:

1. Buatlah campuran dari 1 bagian cuka putih dan 2 bagian air untuk mengisi wadah air. Jika dalam tiga tahun terakhir Anda belum pernah membersihkan coffee maker, maka gunakan cairan pembersih yang lebih kuat dengan mencampurkan setengah bagian air dan setengah bagian cuka.

Berikut beberapa alternatif campuran yang bisa digunakan untuk membersihkan coffeemaker:
 

  • Larutkan 25 gr asam sitrat dalam 4 cangkir air panas, lalu tambahkan 4 cangkir air dingin sebagai cairan pembersih.
  • Cairan pembersih coffee maker yang dijual di toko.
  • Pemutih, ini hanya digunakan untuk teko coffee maker berbahan kaca. Ingat, jangan pernah mencampurkan pemutih dengan cuka atau bahan bersifat asam karena akan menimbulkan asap berbahaya.
  • Jangan gunakan baking soda dan air hangat, campuran ini dapat menyumbat dan merusak coffee maker. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan cuka putih untuk dialirkan dalam coffee maker dengan tingkat keberhasilan 75 persen.


2.  Pasang saringan dalam coffee maker Anda, seperti biasa. Lalu, Tuang campuran cairan pembersih ke coffee maker di bagian wadah pengisian air. Hidupkan coffee maker dan biarkan cairan pembersih mengalir hingga ke teko penampung air.

3. Lepaskan penyaring dan buang air campuran pembersih. Biarkan coffee maker selama 15 menit hingga dingin dalam keadaan mati. Bilas teko hingga bersih.

4. Ulangi semua hal di atas untuk kedua kalinya, tapi kali ini dengan air dingin biasa. Ini untuk memastikan bahwa semua larutan campuran cuka dan air benar-benar hilang. Untuk lebih pastinya, cium aroma coffee maker, baik teko maupun wadah pengisian air, setelah bilasan pertama. Jika bau cuka sudah tidak tercium, maka Anda tidak perlu lagi membilasnya lebih lanjut.

Peringatan!

  • Jangan pernah mencuci teko coffee maker dengan sabun. Cairan sabun akan terikat dengan minyak yang tersisa dari kopi sehingga akan meninggalkan rasa tidak sedap saat Anda membuat kopi. Hal sama juga berlaku jika Anda menggunakan mesin cuci piring.


  • Beberapa teko kopi terbuat dari kaca tahan panas yang lebih kuat daripada kaca biasa. Namun, kaca ini juga bisa pecah sehingga Anda perlu hati-hati merawatnya. Jangan pernah mengisi air panas lalu air dingin secara langsung

Jumat, 23 Agustus 2013

Tip Makan Agar-Agar Untuk Balita



Tekstur kenyal dari cetakan agar-agar sangat menarik indera perasa balita. Namun untuk memberikannya kepada balita, ada aturannya sendiri lho. Selain cara memakannya, Anda juga perlu tahu jenis dan cara mengolah agar-agar. 
 
Selain dimakan begitu saja, agar-agar juga digunakan di banyak olahan makanan, di antaranya pengental sup, puding (jelly), campuran es krim, dan anmitsu (sejenis dessert) di Jepang. Bentuknya pun ada yang bubuk, batangan/serpihan serta kertas. Varian rasanya juga kaya, seperti rasa jeruk, stroberi, leci, mangga, jambu klutuk,  melon, cokelat dan tawar. Saat ini, cetakan agar-agar siap makan juga disajikan dengan campuran susu prebiotik sehingga makin sehat saja. Meski demikian, tetap ada aturan makannya lho, Bunda...

  • Berikan dalam potongan-potongan kecil agar anak tidak tersedak. Bagi anak di bawah usia 3 tahun sebaiknya dalam bentuk serutan/serpihan.
  • Dimakan begitu saja enak, bisa juga dibuat 1001 resep puding, disajikan bersama irisan buah atau vla, dibuat minuman es sarang burung, campuran es buah, atau dibubuhkan saat memasak nasi (agar-agar tawar) untuk mendapat nasi berserat tinggi yang padat dan pulen.
  • Kadar gula agar-agar (kecuali rasa tawar) umumnya tinggi, karena itu batasi pemberiannya. Jangan diberikan dekat waktu makan karena bisa merusak selera makan anak.
  • Membuat sendiri. Untuk mendapatkan agar-agar yang cukup kenyal perlu 2 sendok teh (agar-agar bubuk) atau 2 sendok makan (agar-agar serpihan) per 600 ml air. Untuk mendapatkan hasil sempurna, biarkan agar-agar 10-15 menit terendam air sebelum dimasak. Memasak agar-agar butuh waktu 5 menit (bubuk), dan 10-15 menit (serpihan). Jangan lupa terus mengaduknya supaya tercampur rata. Simpan agar-agar di kulkas agar tidak rusak atau tercemar. Agar-agar bisa direbus dan dicairkan ulang jika perlu.
  • Membeli jadi (siap dikonsumsi). Pilih produsen bereputasi baik. Pada kemasannya  tercantum kandungan gizi, bahan, zat tambahan (pewarna, pemanis) yang aman dan khusus untuk makanan, dan tanggal kadaluwarsa. Pastikan kemasannya utuh, tidak robek/rusak sehingga tercemar mikro-organisma berbahaya.
  • Jangan membeli cetakan agar-agar siap makan dari pedagang keliling (disajikan dalam cetakan agar-agar), karena diduga menggunakan pewarna tekstil.
Tidak semua buah-buahan cocok dimakan bersama agar-agar. Jeruk dan stroberi tercampur dengan baik di agar-agar, namun kiwi tidak. Enzim tertentu pada nanas, pepaya, mangga, dan peach dapat merusak struktur agar-agar. Begitu juga cokelat. Namun ini tidak berlaku jika buah-buahan tersebut diproses terlebih dahulu

gamvar di ambil dari www.oden-houseware.com

Kamis, 22 Agustus 2013

Become Entrepreneurs



Buat yang ingin menjadi pengusaha
 
jangan lupa datang ke pameran franchise di JCC tanggal 6-8 September 2013

Jadilah Pengusaha Bersama Oden Houseware !!

Filosofi Botol Kecap (Kisah Inspiratif)



Botol kecap bisa jadi inspirasi bagi orang-orang yang mengalami kesulitan hidup. Apa hubungannya botol kecap dengan hidup? Nah cerita berikut adalah inspirasi bagi teman-teman yang merasa hidup penuh ujian dan cobaan. Seringkali kita merasa Tuhan tidak adil kepada kita, kita merasa telah berbuat hal-hal yang baik dalam hidup dan suka menolong orang lain, namun kok hidup ini selalu ditimpa musibah dan tidak ada tanda-tanda pertolongan dari Tuhan. Mari kita simak cerita inspirasi berikut ini agar kita tahu bagaimana kita harus bersikap menghadapi kesulitan hidup.

Dikisahkan ada seorang pengusaha kaya yang tampak bahagia. Uang bukan masalah baginya. Usahanya maju, dia jarang rugi, hampir semua bisnisnya mendatangkan keuntungan berlipat. Seakan-akan, uang itu mengejar-ngejar dirinya.

Dia pun memiliki istri yang cantik, anak-anak yang sehat dan lucu. Akan tetapi, di balik kesuksesannya itu ada banyak perilaku buruk yang dia lakukan. Pengusaha ini gemar melakukan maksiat.

Karena berkantong tebal, dia dengan mudah bisa bergonta-ganti pasangan alias main perempuan, melakukan kecurangan dalam bisnis, mengonsumsi makanan dan minuman haram, dan beragam kemaksiatan lainnya.
Sampai suatu ketika, dia mengalami sebuah peristiwa yang mengubah hidupnya. Anaknya yang berusia tiga tahun meninggal dunia karena kecelakaan yang disebabkan keteledoran dirinya. Peristiwa itu membawa perubahan dalam dirinya.

Dia bertobat dan bertekad untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang biasa dia lakukan. Dia pun mulai belajar melakukan shalat, pergi ke masjid, melaksanakan puasa Ramadhan, dan sebagainya.

Di tengah upaya perbaikan diri itulah, krisis moneter yang menghantam pada tahun 1998 telah membawa perubahan drastis dalam bisnisnya. Perlahan, tetapi pasti, dia mengalami kebangkrutan. Satu per satu perusahaan miliknya gulung tikar dan berpindah tangan.
Utangnya membengkak sehingga tabungan dan depositonya di bank serta properti dan kendaraannya habis untuk menutupi utang-utangnya itu. Jika sebelumnya kata "gagal" dan "rugi" seakan menjauh darinya, sekarang kedua kata itu seakan lekat dengannya.

Jika sebelumnya gelimang rupiah demikian mudah dia dapatkan, sekarang uang recehan pun seakan enggan mendekat kepadanya. Telah berkali-kali, dia mencoba bangkit, merintis kembali bisnisnya, tetapi berkali-kali pula dia gagal. Tumpukan emosi negatif seakan tumpah ruah di otaknya.
Dalam kesulitan hidup yang mengimpit tersebut, dia mempertanyakan keadilan Tuhan. Saat tenggelam dalam kemaksiatan, begitu mudahnya rezeki didapat, tetapi setelah meninggalkan kemaksiatan, rezeki pun ikut meninggalkan dirinya.
"Apakah ada yang salah? Ke mana doa-doa yang selama ini dia panjatkan? Apakah Tuhan tidak mendengar atau tidak sudi mengabulkan doaku? Bukankah Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang serta akan mengabulkan doa-doa dari setiap hamba-Nya?"

Begitu keluhnya. Memang, di tengah kesulitan itu, kuantitas ibadah semakin berlipat-lipat. Namun, itu semua seakan belum cukup untuk mengembalikannya pada "kehidupan normal".
Berkali-kali, dia mendatangi ustaz dan kiai untuk meminta doa dan nasihat. Saat diberi doa atau amalan tertentu, dia akan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Namun, lagi-lagi semuanya berakhir dengan kekecewaan. Dia pun mulai meragukan para kiai dan ustaz tersebut yang katanya hanya pandai berteori. Mana buktinya?

Di ambang keputusasaan, pertolongan Allah pun datang melalui salah seorang kenalannya. Dia adalah seorang dosen agama di sebuah perguruan tinggi ternama. Dosen itu tidak membawakannya uang, menawarkan kerja sama bisnis, atau hal lain yang bersifat materi.

Namun, dia membawa nasihat yang mampu mengubah paradigma berpikir mantan pengusaha kaya ini. Tidak banyak dalil yang dia ungkapkan. Dia hanya memberikan analogi dan perlambang saja. Katanya,
"Seseorang tidak bisa mengisi botol penuh kecap dengan air putih, sebelum kecapnya dibuang terlebih dahulu. Baru setelah itu, kita bisa memasukkan air putih. Itu pun masih ada sisa-sisa kecap yang belum terbuang sehingga air yang kita masukkan masih akan bercampur dan berwarna hitam. Air itu harus dibuang lagi sehingga botol benar-benar bersih dari kecap. Baru setelah itu, air yang kita masukkan benar-benar bening karena tidak tercampur lagi dengan kecap.
Analoginya, kecap itu adalah harta yang kita miliki dan air putih itu adalah doa dan amal ibadah yang kita lakukan. Antara maksiat dan kebaikan tidak akan mungkin bisa bersatu. Karena itu, ketika seseorang ingin menyucikan dirinya, semua kotoran yang ada dalam diri dan harta harus dibuang dan dibersihkan.

Ada banyak skenario Tuhan untuk 'membersihkan' harta seseorang sehingga harta kotor yang dimilikinya benar-benar terkuras, mungkin dibangkrutkan usahanya, kena tipu, dan sebagainya. Andaipun semuanya sudah terkuras, boleh jadi masih ada kotoran yang masih tersisa dalam diri dan harta. Allah Swt. akan meinbersihkannya dengan penyakit, musibah, atau lainnya, sembari dia menahan rezeki dari orang itu. Nah, ketika dia sudah benar-benar bersih, Allah Swt. akan membukakan jalan rezeki yang halal kepadanya. Yang jadi masalah, apakah kita sabar atau tidak dalam proses pembersihan itu?"

Nasihat ini mampu menjawab pertanyaannya selama ini tentang keadilan Tuhan, tentang ijabah doa, tentang makna pertobatannya. Allah Ta'ala. mengambil sebagian besar kekaya-annya bukan karena Allah benci, melainkan Allah amat sayang dan cinta kepada hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Sebabnya, bagaimana mungkin mengisikan nasi dan sup yang lezat ke dalam mangkuk yang blepotan dengan kotoran. Tentu sangat bijak jika mangkuk itu dibersihkan terlebih dahulu. Begitu pula qada Allah, sebelum menuangkan limpahan rahmat dan ampunan-Nya, dia akan membersihkan orang tersebut dari jelaga kemaksiatan yang masih hinggap dalam diri dan hartanya.

Beberapa tahun berlalu, mantan pengusaha kaya ini sudah berada kembali di jalur kesuksesan bisnisnya. Walau belum sesukses dahulu, tanda-tanda ke arah itu sudah mulai terlihat di hadapannya. Ibaratnya, dia tengah mengisi botol nasibnya dengan air putih keberhasilan setelah dia menumpahkan hitamnya air kemaksiatan.

Rentetan kegagalan dalam bisnis telah membawa perubahan positif dalam diri pengusaha ini walau sebelumnya dia nyaris jatuh pada keputusasaan.

Filosofi botol kecap yang disampaikan temannya telah membuka sudut pandang baru terhadap makna ujian dan makna hidup yang sebenarnya.

Dalam bahasa manajemen, pengusaha ini telah mengalami reinventing atau menemukan kembali tujuan hidupnya.